POLSEK KEDAWUNG GAUNGKAN EDUKASI RELIGI, TANAMKAN AKHLAK MULIA SEJAK DINI MELALUI ASMAUL HUSNA DI SDN CELEP 3

SRAGEN, JATENG – Suasana pagi di SD Negeri Celep 3, Dukuh Purworejo, Desa Celep, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, Rabu (4/2/2026), terasa berbeda.


Lantunan Asmaul Husna menggema penuh kekhusyukan, menyatu dengan semangat ratusan siswa yang khidmat mengikuti kegiatan rutin pembinaan rohani. Di tengah suasana religius tersebut, Polsek Kedawung Polres Sragen hadir memberikan sentuhan edukasi akhlak yang sarat makna bagi generasi penerus bangsa.


Sejak pukul 07.00 WIB hingga 08.00 WIB, jajaran Polsek Kedawung melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan Rutinitas Asmaul Husna yang diikuti 213 siswa-siswi SDN Celep 3 bersama para guru. Kehadiran Polri bukan sekadar simbol pengamanan, namun menjadi bagian nyata dalam proses pembentukan karakter anak sejak usia dini.


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kedawung AKP Suyana, didampingi Aiptu Sumadi (Kanit Samapta) dan Aiptu Lisa Megawati Kanit Binmas. 


Turut hadir Kepala Sekolah SDN Celep 3 Ibu Wiwin Surahni, S.Pd, para guru, serta seluruh peserta didik.


Rangkaian acara diawali dengan pembacaan dan hafalan Asmaul Husna yang dipimpin oleh Ibu Mukti Ningsih, diikuti secara serempak oleh para siswa. Lantunan nama-nama indah Allah SWT tersebut menggambarkan ikhtiar bersama dalam menanamkan nilai ketauhidan, kedisiplinan, dan kecintaan kepada Sang Pencipta sejak bangku sekolah dasar.


Momentum kegiatan semakin menguat saat AKP Suyana, menyampaikan tausiah edukatif dan inspiratif kepada para siswa. 


Dalam penyampaiannya, Kapolsek Kedawung mengangkat kisah monumental Uwais Al-Qarni, seorang teladan agung dalam sejarah Islam yang dimuliakan Allah SWT bukan karena harta maupun kedudukan, melainkan karena baktinya yang luar biasa kepada ibunya.


“Karena baktinya kepada orang tua, Allah memuliakan Uwais Al-Qarni. Bahkan Rasulullah SAW bersabda bahwa doanya sangat mustajab dan Allah menjanjikan surga baginya,” tutur AKP Suyana dengan penuh ketegasan dan keteladanan.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa surga berada dekat dengan ridho orang tua, dan anak yang patuh, sopan, serta penuh kasih sayang kepada ayah dan ibu adalah anak yang dicintai Allah SWT. Dalam tausiah tersebut, para siswa diajak memahami bahwa berbakti tidak harus dengan hal besar, namun dimulai dari perbuatan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.


“Tidak membentak, tidak melawan, mau membantu orang tua, rajin belajar, mendengarkan nasihat, serta menjaga tutur kata adalah amal besar di sisi Allah,” pesan Kapolsek Kedawung di hadapan ratusan siswa yang menyimak dengan penuh perhatian.


AKP Suyana juga mengingatkan firman Allah SWT yang melarang keras seorang anak menghardik, menggertak, atau menolak perintah orang tua. Perilaku tersebut tidak dianjurkan dan bahkan tergolong sebagai bentuk kedurhakaan.


Menurutnya, manusia paling mulia di sisi Allah adalah mereka yang bertakwa, dan karakter itu harus dibentuk sejak usia dini.


“Anak yang baik hari ini adalah pemimpin yang baik di masa depan,” tegasnya, disambut antusias oleh para guru dan siswa.


Di akhir kegiatan, Kapolsek Kedawung menyampaikan harapan besar agar seluruh siswa SDN Celep 3 tumbuh menjadi generasi unggul yang Rajin beribadah dan senantiasa mendoakan kedua orang tua,
Menjadi anak yang sholeh dan sholehah,
Taat, patuh, dan berbakti kepada orang tua,
Disiplin, jujur, serta berakhlak mulia.


Kegiatan ini menjadi cerminan nyata Polri yang Presisi dan Humanis, hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra pendidikan dalam mencetak generasi beriman, berakhlak, dan berkarakter kuat.

0/Post a Comment/Comments