Polda Jateng-Pati| Di tengah sunyinya jalur Pantura pada Senin dini hari (16/3/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, seorang pemudik paruh baya tampak berhenti di pinggir jalan. Lampu jalan redup, kendaraan melintas sesekali, sementara ia hanya bisa menunggu dengan harap.
Namanya Zaenal (56) warga Sidoarjo. Ia sedang dalam perjalanan jauh, dari Surabaya menuju Cirebon, mengendarai Vespa kesayangannya.
Namun di wilayah Pati, perjalanannya terhenti. Tangki bahan bakarnya kosong.
Di saat itulah, laporan masuk ke layanan darurat 110 Polresta Pati. Tak lama berselang, petugas dari Pospam Tugu Bandeng, Bripka Roif Hidayat, langsung bergerak menuju lokasi.
Saat tiba, petugas mendapati Zaenal masih setia di samping motornya. Tanpa banyak bicara, bantuan langsung diberikan. Petugas membantu mencarikan bahan bakar dan memastikan kendaraan tersebut bisa kembali digunakan.
Perlahan, mesin Vespa yang sempat terdiam akhirnya kembali menyala.
Namun bantuan tidak berhenti di situ. Melihat Zaenal yang sudah lelah setelah perjalanan panjang, petugas mengajaknya beristirahat sejenak. Di pinggir jalan itu, suasana berubah hangat.
Mereka duduk bersama, berbincang santai, dan menyantap nasi bungkus sederhana. Di tengah perjalanan yang sempat terhenti, Zaenal justru menemukan momen yang tak ia duga.
Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Kompol Riki Fahmi Mubarok mengatakan, kehadiran polisi di lapangan memang untuk membantu masyarakat, terutama di momen mudik seperti ini.
“Pemudik adalah tamu di wilayah kami, sehingga sudah menjadi kewajiban kami memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya. Jumat (20/3)
Sementara itu, Zaenal mengaku sangat terkesan dengan bantuan yang ia terima.
“Saya tidak menyangka akan dibantu sampai seperti ini. Bahkan diajak makan bersama. Ini pengalaman yang tidak akan saya lupakan,” tuturnya.
Menutup kisah tersebut, Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026 Polda Jateng Kombes Pol. Artanto menegaskan bahwa pelayanan humanis menjadi kunci dalam pengamanan arus mudik.
“ Kehadiran anggota di lapangan harus mampu memberikan solusi, terutama saat masyarakat menghadapi kendala di jalan,” ujarnya.
Malam itu, perjalanan Zaenal memang sempat terhenti. Namun berkat kepedulian Polisi, ia bisa kembali melanjutkan perjalanan dengan hati yang lebih hangat menuju kampung halaman.
Post a Comment