SRAGEN – Semangat kebersamaan dan jiwa sportivitas mewarnai pembukaan Turnamen Sepak Bola Kapolres Sragen Cup 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Wira Pratama Polres Sragen, Selasa sore.
Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian perlombaan olahraga internal Polres Sragen tersebut secara resmi dibuka oleh Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, ditandai dengan kick off perdana sekaligus pelepasan pertandingan pembuka antara Tim Kawedanan Gesi melawan Tim Satreskrim Polres Sragen.
Usai tendangan pembuka tersebut, pertandingan perdana langsung mempertemukan Tim Kawedanan Gesi melawan Tim Satreskrim Polres Sragen. Laga berlangsung dalam suasana kompetitif namun tetap penuh keakraban dan sportivitas.
Ratusan personel dan suporter dari berbagai satuan tampak memadati sisi lapangan untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya masing-masing. Atmosfer kompetitif namun penuh keakraban menjadi warna tersendiri dalam turnamen yang mempertemukan personel dari berbagai fungsi dan wilayah hukum Polres Sragen tersebut.
Dalam sambutannya, Kapolres Sragen menyampaikan apresiasi kepada Wakapolres selaku ketua panitia beserta seluruh panitia penyelenggara yang telah menggagas dan merealisasikan turnamen sepak bola sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
“Puji syukur sore hari ini kita semua masih diberikan kesehatan dan semangat sehingga dapat melaksanakan kegiatan pertandingan sepak bola dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 Polres Sragen. Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada ketua panitia serta seluruh panitia yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan ini,” ujar AKBP Dewiana.
Kapolres mengungkapkan rasa bangganya melihat tingginya antusiasme personel terhadap olahraga sepak bola. Menurutnya, seluruh pemain yang tampil merupakan personel asli Polres Sragen tanpa melibatkan pemain dari luar.
“Ternyata bakat dan minat sepak bola di Polres Sragen sangat banyak. Tidak ada pemain luar, semuanya anggota sendiri. Ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki personel kita di bidang olahraga,” katanya.
Lebih lanjut, AKBP Dewiana menilai turnamen tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana mempererat persaudaraan, membangun kekompakan, dan meningkatkan kerja sama tim di lingkungan Polres Sragen.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, di atas lapangan hijau tidak ada sekat jabatan maupun senioritas.
“Dalam sepak bola tidak ada senior dan junior, tidak ada komandan dan anak buah. Ketika berada di lapangan, semuanya adalah satu tim yang memiliki tujuan yang sama. Karena itu saya minta seluruh pemain menjaga sportivitas, menjaga kekompakan, dan menunjukkan permainan terbaiknya,” tegasnya.
Kapolres menambahkan bahwa kompetisi harus dijadikan sarana untuk menunjukkan kemampuan dan semangat juang, tanpa menghilangkan rasa persaudaraan sebagai keluarga besar Polres Sragen.
“Silakan bertanding dan perjuangkan kemenangan untuk tim masing-masing. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Namun yang paling penting, setelah pertandingan usai kita tetap satu, tetap keluarga besar Polres Sragen,” pesannya.
Turnamen Kapolres Sragen Cup 2026 sendiri menjadi salah satu agenda olahraga paling dinantikan dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Selain menjadi wadah penyaluran bakat dan hobi personel, kompetisi ini juga diharapkan mampu memperkuat soliditas internal serta membangun semangat kebersamaan di antara seluruh anggota Polres Sragen.
Sorak-sorai pendukung dan semangat para pemain yang berlaga di Lapangan Wira Pratama menjadi penanda dimulainya persaingan sehat antar tim, sekaligus menegaskan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui penguatan kebersamaan dan jiwa korsa di tubuh Polri.
Post a Comment