Angin Kencang Robohkan Dua Pohon Sengon, Tim Polsek Miri Sigap Evakuasi Rumah Warga

SRAGEN – Hujan tidak turun, namun embusan angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Kamis (23/7/2026), mengakibatkan dua pohon sengon berukuran besar tumbang dan menimpa sebuah rumah warga di Dukuh Mojolegi, Desa Bagor.


Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski bangunan rumah mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap.


Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Miri menyampaikan, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat cuaca cerah namun disertai hembusan angin yang sangat kencang.


Korban, Sarsini (73), saat itu sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba terdengar suara benturan keras dari arah atap. Setelah keluar rumah, korban mendapati dua pohon sengon dari kebun di depan rumah telah roboh dan menimpa bangunan tempat tinggalnya.


"Warga yang mengetahui kejadian langsung berdatangan membantu korban. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui pangkal kedua pohon tersebut sudah lapuk sehingga tidak mampu menahan terpaan angin kencang," terang Kapolsek Miri.


Mendapat laporan dari Ketua RT sekitar pukul 17.00 WIB, personel Polsek Miri segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, berkoordinasi dengan relawan kebencanaan Kecamatan Miri, serta bersama warga melaksanakan evakuasi dan pembersihan batang maupun ranting pohon yang menimpa rumah korban.


Proses evakuasi berlangsung secara gotong royong menggunakan mesin pemotong kayu hingga seluruh material pohon berhasil disingkirkan sekitar pukul 17.20 WIB. Kondisi rumah kemudian dinyatakan aman dari potensi bahaya lanjutan.


Akibat kejadian tersebut, bagian genteng dan rangka atap rumah mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian material sekitar Rp8 juta. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa itu.


Kapolsek Miri mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Warga juga diminta segera memangkas atau menebang pohon yang sudah tua maupun lapuk, khususnya yang berada di sekitar permukiman, guna mencegah terjadinya bencana serupa.


"Sinergi antara warga, relawan, dan aparat kepolisian menjadi kunci dalam penanganan cepat setiap kejadian. Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila terdapat pohon yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar," pungkasnya.

0/Post a Comment/Comments