Polsek Masaran Respons Cepat Kebakaran Semak Belukar, Lahan 1.500 Meter Persegi Terbakar

SRAGEN – Kebakaran semak belukar dan ilalang melanda lahan kebun seluas sekitar 1.500 meter persegi di Dukuh Jatirejo RT 26, Desa Jirapan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Kamis (23/7/2026) sore. Berkat respons cepat aparat kepolisian, BPBD, relawan, dan warga, kobaran api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke permukiman maupun lahan di sekitarnya.


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.45 WIB di kebun milik Debora, warga Surakarta. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, api diduga berasal dari pembakaran rumput di lahan sawah yang berbatasan langsung dengan lokasi kebun.


Cuaca yang panas disertai embusan angin membuat api dengan cepat merambat ke semak-semak dan ilalang hingga menghanguskan area yang cukup luas.


Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Masaran AKP Syamsudin,  mengatakan setelah menerima laporan, personel Polsek Masaran langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sragen serta relawan.


"Begitu laporan diterima, petugas langsung mendatangi lokasi, melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara, serta berkoordinasi dengan BPBD, relawan, dan masyarakat untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus memastikan api tidak kembali menyala," ujar AKP Syamsudin.


Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu oleh personel Polsek Masaran, BPBD Kabupaten Sragen dengan satu unit mobil tangki, relawan, pemerintah kecamatan, serta masyarakat sekitar. 


Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB, kemudian dilanjutkan proses pendinginan hingga pukul 17.30 WIB guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.


Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi menyimpulkan penyebab kebakaran berasal dari api pembakaran rumput yang merambat akibat kondisi cuaca kering dan angin yang cukup kencang. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, melakukan olah TKP, serta mengamankan barang bukti berupa ranting bekas terbakar.


Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Meski demikian, sekitar 1.500 meter persegi area semak belukar dan ilalang di kebun tersebut hangus terbakar.


Kapolsek Masaran mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran rumput, sampah, maupun sisa tanaman, terutama pada musim kemarau ketika vegetasi dalam kondisi kering dan angin berembus cukup kencang.


"Jangan membakar lahan tanpa pengawasan. Api yang terlihat kecil dapat dengan cepat membesar dan merambat ke area lain sehingga membahayakan lingkungan maupun keselamatan warga. Apabila terjadi kebakaran, segera laporkan kepada kepolisian atau petugas terkait agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," tegas AKP Syamsudin.

0/Post a Comment/Comments