SRAGEN — Ketika sebagian besar warga terlelap, jajaran Sat Samapta Polres Sragen justru bergerak menyusuri kawasan permukiman. Pada Selasa (25/8/2026) dini hari sekitar pukul 02.34 WIB, personel Patroli Kota Presisi menyambangi kawasan permukiman Mageru, Sragen, sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Patroli tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Sragen memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan ketika aktivitas warga mulai sepi.
Empat personel Sat Samapta Polres Sragen, yakni Aipda Sunarno, Briptu Ismail Marzuki, Bripda Panji Nata, dan Bripda Abim Indria Pratama, diterjunkan dalam kegiatan tersebut.
Dengan kendaraan patroli, personel menyisir lingkungan permukiman sekaligus melakukan dialog dengan warga yang ditemui. Dalam kesempatan itu, petugas mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas maupun situasi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Langkah tersebut bukan sekadar patroli rutin. Kehadiran personel di tengah permukiman pada dini hari merupakan bentuk pencegahan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Patroli Kota Presisi juga diarahkan untuk membangun komunikasi dua arah. Polisi tidak hanya berkeliling, tetapi turun langsung mendengarkan situasi dan keresahan masyarakat di wilayah yang menjadi sasaran patroli.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menegaskan bahwa patroli preventif merupakan bagian penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan sebelum berkembang menjadi tindak kriminal.
“Polisi harus hadir, terutama pada waktu dan tempat yang membutuhkan kehadiran personel. Patroli bukan hanya untuk melakukan pemantauan, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” demikian penekanan Kapolres.
Selama pelaksanaan patroli di kawasan Mageru, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.
Bagi Polres Sragen, patroli dini hari menjadi salah satu wujud nyata slogan “Polisi Sang Penolong” sekaligus komitmen menghadirkan Polri yang Bersinergi, Akuntabel, Inovatif, dan Kondusif.
Saat aktivitas warga berhenti dan jalanan mulai lengang, patroli polisi tetap berjalan.
Pesannya sederhana: keamanan masyarakat tidak mengenal jam istirahat.
Post a Comment