Polsek Gondang Pantau Lahan Jagung, Hasil Panen Diproyeksikan 6 Ton

SRAGEN – Polsek Gondang Sragen terus memperkuat pengawalan program ketahanan pangan melalui pengecekan langsung pertumbuhan tanaman jagung di lahan baku sawah (LBS). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tanaman tetap produktif sekaligus mendukung keberlanjutan produksi pangan di wilayah Kabupaten Sragen.


Kapolsek Gondang AKP Suparno, bersama Bhabinkamtibmas Desa Tunggul Bripka Suwanto dan Kanit Binmas Polsek Gondang Aipda Hendras K, Rabu (26/8/2026), turun langsung melakukan pengecekan tanaman jagung milik Suparno di Dukuh Tawang RT 21, Desa Tunggul, Kecamatan Gondang.


Pengecekan dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB pada lahan seluas kurang lebih 7.000 meter persegi yang ditanami jagung varietas BISI 18 SUPET. Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman dinilai baik, tumbuh subur, dan tidak ditemukan tanaman yang mati.


Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menegaskan bahwa keterlibatan jajaran kepolisian dalam sektor pertanian merupakan bagian dari upaya mengawal ketahanan pangan secara langsung di tingkat masyarakat.


"Polisi hadir memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan baik. Pendampingan dan pengecekan di lapangan menjadi bagian dari komitmen Polres Sragen untuk mendukung produktivitas petani," ujar Kapolres Sragen.


Dalam pengecekan tersebut, petani menyampaikan bahwa meski memasuki musim kemarau, pertumbuhan jagung masih berjalan baik dengan dukungan penyiraman secara rutin. Ketersediaan pupuk juga dinilai mencukupi karena dapat diperoleh melalui pengecer pupuk.


Tanaman jagung tersebut mulai ditanam pada awal Juli 2026. Saat dilakukan pengecekan, tanaman diperkirakan telah berusia sekitar 90 hari dan diproyeksikan memasuki masa panen pada akhir Oktober 2026.


Dari lahan tersebut, hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 6 ton jagung. Potensi tersebut menjadi salah satu gambaran nyata produktivitas lahan pertanian sekaligus kontribusi petani dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.


Bagi Polres Sragen, pengawalan ketahanan pangan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Polisi secara aktif turun ke lahan pertanian, memantau kondisi tanaman, mendengarkan kendala petani, serta mendorong agar lahan produktif tetap dimanfaatkan secara optimal.


Melalui kehadiran Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek di tengah petani, kepolisian berupaya membangun sinergi dengan masyarakat agar sektor pertanian tetap produktif, terutama menghadapi tantangan musim kemarau.

0/Post a Comment/Comments