SRAGEN – Kepolisian Sektor (Polsek) Gesi Polres Sragen terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pendampingan ketat dan intensif di lapangan, personel Polsek Gesi memastikan komoditas jagung pada Masa Tanam Kwartal Ke-2 di wilayah Lahan Baku Sawah (LBS) tumbuh optimal dan siap menyongsong hasil panen melimpah.
Langkah konkret ini dibuktikan lewat aksi pengecekan langsung ke area persawahan warga di Dukuh Poleng, Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, pada Rabu (23/9/2026).
Kegiatan pengawasan tersebut dipimpin oleh Kanit Binmas Aiptu Slamet WB bersama anggota Bhabinkamtibmas Aiptu Marsono dan Bripka Agus.
Kapolsek Gesi Iptu Agus Warsito menyampaikan bahwa pemantauan lapangan ini bertujuan untuk memitigasi potensi kendala pertanian sekaligus memotivasi para petani agar produktivitas hasil panen tetap terjaga secara berkelanjutan.
"Pendampingan ini merupakan wujud kepedulian dan peran aktif Polri dalam mengawal program ketahanan pangan. Kami ingin memastikan para petani dapat mengolah lahannya dengan tenang, mulai dari ketersediaan pupuk, irigasi, hingga penanganan kendala cuaca," ujar Iptu Agus Warsito.
Dari hasil pengamatan di lokasi lahan seluas 1.500 meter persegi milik Bapak Suyono, perkembangan tanaman jagung tercatat sangat signifikan. Meski wilayah Sragen mulai memasuki musim penghujan, tanaman jagung setinggi 150 centimeter tersebut tumbuh subur tanpa hambatan berarti berkat perawatan rutin, ketersediaan pupuk yang memadai, serta pembersihan gulma yang teratur.
Berdasarkan estimasi teknis di lapangan, area pertanian tersebut diproyeksikan siap memasuki masa panen raya pada 30 Oktober 2026 mendatang.
Kehadiran personel kepolisian di tengah perbatasan sawah tak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi dorongan moril bagi penggarap lahan.
Polsek Gesi berkomitmen untuk terus menggelar pendampingan berkala hingga masa panen usai demi mewujudkan kemandirian pangan masyarakat di wilayah Sragen.
Post a Comment