Polsek Sambungmacan Selidiki Pencurian Motor di Jalan Persawahan, Honda Beat Hilang Saat Petani Memotong Jerami

SRAGEN – Aksi pencurian sepeda motor terjadi di kawasan persawahan Dukuh Krujon, Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen. Sebuah sepeda motor Honda Beat milik warga raib saat ditinggalkan pemiliknya di tepi jalan persawahan.


Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (29/9/2026) pagi. Korban, Sugiyono (62), warga Desa Toyogo, datang ke sawah sekitar pukul 06.00 WIB untuk memotong jerami padi bekas panen.


Sekitar pukul 06.10 WIB, korban memarkir sepeda motor Honda Beat warna hitam bernomor polisi AD 6285 AVE di jalan persawahan, tak jauh dari pohon pisang. Sayangnya, saat ditinggalkan, kondisi kunci kontak sepeda motor masih tertancap.


Korban kemudian beraktivitas di tengah sawah. Sekitar pukul 09.00 WIB, korban masih sempat melihat sepeda motornya terparkir di lokasi semula ketika mengambil bensin untuk mesin pemotong rumput.


Namun, sekitar pukul 10.00 WIB, saat hendak pulang, korban mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat.


Korban kemudian mencari di sekitar persawahan dan menanyakan keberadaan sepeda motornya kepada seorang warga yang berada di sekitar lokasi. Namun, sepeda motor tersebut tidak ditemukan, sehinģga korban melapor ke Polsek.


Polsek Sambungmacan langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan resmi dari korban pada Rabu (30/9/2026). Petugas mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), termasuk menggali keterangan dari korban dan para saksi.


Kapolsek Sambungmacan AKP Warseno mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.


“Kami sudah menerima laporan, memeriksa korban dan saksi, serta mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan. Penyelidikan juga kami koordinasikan dengan Unit Resmob Satreskrim Polres Sragen,” ujar AKP Warseno.


Dari laporan korban, sepeda motor yang hilang merupakan Honda Beat matik tahun 2015 warna hitam, dengan nomor polisi AD 6285 AVE. Kendaraan tersebut diketahui atas nama Sri Purmini.


Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp10 juta.
Saat ini, polisi masih mendalami rangkaian kejadian dan mengumpulkan informasi di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku serta melacak keberadaan sepeda motor yang dicuri.


Kapolsek mengimbau masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di area persawahan, agar tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi kunci masih terpasang.
Kondisi lingkungan yang relatif sepi dapat dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.

0/Post a Comment/Comments